Lulus CPNS Setelah itu...???

Pengalaman berharga lulus cpns

 Lulus CPNS Setelah itu...???

12/06/2019

Lulus CPNS Setelah itu...???

Kisah sukses teman-teman yang telah lulus boleh jadi ini dapat menginspirasi agar cita-cita menjadi ASN 2019 tercapai. Kisah ini di tuturkan oleh Yogan Daru Prabowo yangg telah mengikutil diklat di Badan Diklat Provinsi Banten. 

Alhamdulillah beberapa rangkaian dalam Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS tahun 2019 telah berhasil dilaksanakan dengan baik dan lancar. Tinggal beberapa tahapan lagi yaitu habituasi dan laporan aktualisasi agar bisa mengejar 20% lagi untuk merubah status CPNS menjadi PNS. InshaAllah semua bisa dilalui dan bisa meraih apa yang diinginkan.

Itulah sebuah harapan dan impian setiap CPNS ketika mengikuti Latsar CPNS. Namun jika mengingat kembali 18 hari bersama dengan kawan-kawan Latsar lainnya, harapan tersebut tidak sulit untuk diwujudkan. Hal tersebut bisa dibilang susah susah gampang, mengapa demikian? Karena butuh kesadaran dari masing-masing CPNS yang mengarah kepada bagaimana para CPNS yang bergabung dalam satu angkatan ini bisa kompak dan saling mengisi sesuai kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Apa sih hubungan kekompakan dan saling mengisi sesuai kekurangan dan kelebihan masing-masing dengan lulus Latsar CPNS? Marilah kita sadari bersama, bahwa ketika kita ditempa selama 18 hari tersebut, kebersamaan adalah kunci kita bisa terus tersenyum dan tetap semangat ditengah kerinduan dengan keluarga di rumah karena ada keluarga baru yang bisa saling memahami. Tinggalkan ego individu dan berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, ketika sikap itu sudah melekat InshaAllah fungsi kita semua sebagai ASN yaitu pelaksana kebijakan, pelayan masyarakat, dan perekat serta pemersatu bangsa tidak sulit direalisasikan.

Terimakasih untuk Latsar Angkatan 1 Gelombang 1 Kabupaten Lebak atas kerja samanya, atas kekompakannya, atas keunikannya, atas berbagai hal yang sangat-sangat berkesan. Saya sebagai yang paling muda dari 40 orang yang ada di angkatan, betul-betul merasakan tidak adanya diskriminasi ataupun senioritas di dalamnya. Tapi kami malah saling belajar satu sama lain, dan tentunya saling menghargai sehingga tumbuhlah rasa tenggang rasa, sikap menghormati, dan tentunya membentuk etika publik yang baik. Karena pada intinya, terus belajar dan kemauan untuk menjadi abdi negara profesional di mulai dari diri sendiri terlebih dahulu barulah kita bisa terjun ke masyarakat untuk implementasi secara langsung